Sudah beberapa minggu nggak login router, kebetulan masih percaya dengan router opensource saya. Meski PC jangkrik pun bisa saya running berbulan-bulan dan jarang banget rewel
Ini screen Log nya, sudah run 7 hari (Nggak restart sepanjang 7 hari terakhir)

Fasilitasi Jejaring Pembelajaran di Kelas (Connecting Calssrooms) merupakan kegiatan yang memberikan kesempatan pada Guru dan Siswa di Asia, Inggris dan Indonesia untuk berinteraksi, berdiskusi dan berbagi pengalaman. Kegiatan di Semarang Jawa Tengah ini diikuti oleh 10 Sekolah SMP RSBI Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Kegiatan dialog dan pemberdayaan connecting Classrooms ini dilaksanakan di Kompleks Perkebunan Wisata Tlogo Agro Kabupaten Semarang, 22-27 Juli 2009.
Domain Name System (DNS) digunakan dalam internet untuk memetakan nama ke alamat Internet Protocol (IP). Pemetaan hanyalah sebuah asosiasi antara sistem nama misalnya www.clarkconnect.com dan sistem menggunakan alamat IP, misalnya 216.40.215.42. Dalam hal ini penulis mengaplikasikan OpenDNS (www.opendns.com) pada router yang dibangun dengan ClarkConnect. OpenDNS adalah penyedia DNS Server alternatif yang bisa digunakan secara bebas. Jika DNS Server Internet Service Provider sedang dalam perbaikan, user tidak bisa menggunakan internet dan selalu keluar pesan: (misalnya) Server not found (jika menggunakan Mozilla FireFox). Setidaknya sampai saat ini OpenDNS meng-klaim bahwa DNS Server milik OpenDNS tidak pernah mati ( zero down time ).
Baca Selengkapnya di http://ilmukomputer.org/wp-content/uploads/2009/07/content-filtering-menggunakan-linux-dengan-memanfaatkan-opendns.pdf
Salah satu feature yang dimiliki oleh Airlive Wireless adalah sebagai router + access point. Jika secara default Airlive (kali ini penulis mengeksplore seri WL-5470 AP) difungsikan sebagai Access Point, kita dapat merubahnya ke fungsi hotspot dengan memilih opsi Wireless Mode ->Gateway (AP+Router). Default IP address Wireless Airlive adalah 192.168.100.252, default username ‘admin’ (tanpa tanda petik). Read more…
Kebetulan tempat kerja tidak melarang pedagang keluar masuk lingkungan kantor, bahkan masuk ke ruangan sekalipun. Hampir tiap hari mereka bersliweran, lebih-lebih pada tanggal 1 tiap bulannya, mereka tumplek jadi satu dilingkungan kantor. Namun dihari biasa, hanya pedagang tertentu dan yang sudah biasa ‘nongkrong’ yang kelihatan duduk manis maupun mondar-mandir.
Ada 1 pedagang yang ‘istimewa’ (menurut saya), seorang perempuan muda, berjilbab, berangkat menggunakan sepeda onthel, menjajakan beberapa macam jajanan pasar, menyapa dan menawarkan barang dagangannya dengan tutur bahasa yang sangat halus dari pintu ke pintu yang lain. Read more…
PCLinuxOS sebagai distro turunan Mandriva hadir kembali. Kali ini PCLinuxOS 2009.2 mengusung fitur KDE 3.5.10, Firefox 3.0.11, Thunderbird 2.0.0.22, AbiWord, dan lebih banyak lagi! Tersedia pula lebih dari 2,5GB software yang dikompresi ke dalam cd. Silakan download gratis di sini
NB: Post dengan PCLinuxOS 2009.2 Live CD, screenshot ada dibawah ini

Ada ratusan distribusi (distro) linux yang dapat gunakan secara bebas. Bebas disini dalam arti pengguna dapat secara gratis menggunakan dan menggandakan secara bebas sepanjang menyertakan nama pengembang/programmer serta tidak mengubah kode sumber (program) yang ada. Salah satu situs rujukan penulis adalah http://distrowatch.com Umumnya, baik perusahaan maupun individu membuat dan menyediakan distribusi linux tanpa berbayar. Disitus ini kita banyak menjumpai distribusi yang cocok digunakan baik untuk sisi server, desktop maupun keduanya.
Linknya disini
Read more…
Last Comment