Kebetulan tempat kerja tidak melarang pedagang keluar masuk lingkungan kantor, bahkan masuk ke ruangan sekalipun. Hampir tiap hari mereka bersliweran, lebih-lebih pada tanggal 1 tiap bulannya, mereka tumplek jadi satu dilingkungan kantor. Namun dihari biasa, hanya pedagang tertentu dan yang sudah biasa ‘nongkrong’ yang kelihatan duduk manis maupun mondar-mandir.
Ada 1 pedagang yang ‘istimewa’ (menurut saya), seorang perempuan muda, berjilbab, berangkat menggunakan sepeda onthel, menjajakan beberapa macam jajanan pasar, menyapa dan menawarkan barang dagangannya dengan tutur bahasa yang sangat halus dari pintu ke pintu yang lain.
Beberapa kali menawarkan dagangannya didepan pintu ruang saya, dan sebanyak itu pula saya tolak (*” Maaf nggak beli Mba .. ” jawab saya). Tetapi dihari berikutnya masih juga menawarkan barang dagangannya lagi. Sungguh saya kagum dengan semangat dan jiwa marketingnya yang tanpa kenal menyerah, meskipun ditolak berkali-kali, meski tanpa sekali pun saya membeli.
Namun belakangan sudah hampir sebulan ini ‘Perempuan’ itu tak sekali pun terlihat menawarkan dagangannya. “Menyerahkah” dia berjualan disini? Atau beralihkah dia mencari pekerjaan lain? Atau jangan-jangan sakit sehingga dia tak bisa mencari nafkah? mudah2 an tidak terjadi pada kalimat terakhir. Semoga dia mendapatkan pekerjaan yang lebih baik.
Luar biasa. Muda semangat. Perlu dicontoh nih…
—————-
@Ms Deni .. iya, sy kagum sm semangtnya
Wanita tangguh , mudah2an tidak terjadi sesuatu yang diinginkan dengannya.
———————————-
@Indy : iyah, mudah2an Dia baik2 saja
wanita pejuang keluarga