Oleh: sunarto | September 30, 2009

Kenapa selalu diakhir waktu?

lampuKebetulan ada beberapa pekerjaan yang melibatkan banyak orang atau tepatnya sekolah, lebih dari 1000 sekolah, dan menentukan nasib sekian puluh/ratus ribu siswa. Setelah berjalan sekian lamanya waktu dan periode, kebiasaan buruk umumnya, mereka selalu memilih mengerjakannya dihari terakhir. Hal lain yg menurut saya salah besar adalah keyakinan bahwa masih ada hari esok untuk pekerjaan itu. Kebetulan pula ini adalah hari terakhir atas pekerjaan yg sudah saya lakukan sejak beberapa bulan yll

‘Uniknya sekolah yg lebih berkepentingan seakan berkeyakinan :

Saya yakin besok masih bisa, saya yakin besok tidak mati lampu, saya yakin petugas dikantor ada yg stanby, saya yakin internet tidak bermasalah dihari terakhir, saya yakin printer tidak akan ngadat, saya yakin server web tdk out off service, saya yakin semuanya akan selesai hari ini.

Maaf Pak, saya sibuk, banyak acara, baru bisa sekarang. Ini alasan yang paling banyak saya temui😦

Dan dugaan saya tidak meleset, listrik PLN hari ini tidak sedang bersahabat, internet pun mati hampir 2 hari, terima kasih saya jadi bisa istirahat. Ternyata listrik mati membawa berkah🙂

diskonek


Responses

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Jam karet telah menjadi budaya kita. Amat disayangkan!

  2. Betul banget, karena alasan kesibukan amanah juga kadang diabaikan …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: